NILAI DAN MAKNA SUMPAH PEMUDA

 

NILAI DAN MAKNA SUMPAH PEMUDA

 

NILAI-NILAI DALAM
SUMPAH PEMUDA

 Cinta Tanah Air

            Nilai dalam Sumpah Pemuda yang
pertama adalah cinta bangsa dan tanah air. Mengapa demikian?, Karena dalam
ikrar Sumpah Pemuda yang disampaikan pada tahun 1928 terdapat makna akan satu
tanah, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu bahasa Indonesia. Hal ini lah yang menjadi
wujud dari adanya rasa cinta terhadap bangsa dan juga tanah air Indonesia, atau
juga dapat dipahami sebagai adanya suatu rasa nasionalisme. Memiliki rasa cinta
terhadap bangsa dan tanah air Indonesia juga berarti bahwa setiap warga
Indonesia wajib untuk selalu setia dan juga bangga terhadap bangsa dan negara
Indonesia.

Persatuan

Terdapat konsensus atau kesepakatan bersama bersatu menjadi satu bangsa meskipun
terdiri dari beraneka ragam suku, agama, dan budaya. Hal ini dapat dilihat dari
dasar Sumpah Pemuda sendiri yang dirumuskan dan di ikrarkan oleh seluruh pemuda
yang berasal dari berbagai daerah, suku, agama, hingga golongan yang
berbeda-beda. Walaupun datang dari suatu perbedaan, namun tidak menghalangi para
pemuda untuk dapat merasakan persatuan dalam satu bangsa Indonesia yang
ditunjukkan dari perjuangan bersama mereka dalam melawan penjajah demi merebut kemerdekaan
bangsa Indonesia.

 

Menerima dan Menghargai
Perbedaan

Nilai persatuan juga mengandung arti akan perbedaan yang dapat diterima oleh
satu sama lain. Walaupun berasal dari berbagai macam latar belakang yang
berbeda, namun tidak menyurutkan semangat para pemuda bangsa Indonesia untuk tetap
bersatu dan menjunjung tinggi nilai persatuan demi mencapai cita-cita bersama.
Berbagai macam berbedaan latar belakang tersebut bukanlah merupakan hal untuk
di permasalahkan, namun justru wajib untuk diterima dan juga dihargai satu sama
lain sebagai salah satu kekuatan bangsa Indonesia. Para pemuda dapat menerima
dan menghargai akan adanya perbedaan demi terciptanya satu bangsa, yaitu bangsa
Indonesia.

Sikap Rela
Berkorban  

Adanya nilai cinta bangsa dan tanah air juga tidak terlepas dari adanya
nilai sikap rela berkorban dalam Sumpah Pemuda. Rela berkorban berarti bahwa ikhlas
atau rela untuk memberikan apapun yang dimilikinya demi kepentingan bangsa dan
negara, walaupun dapat menimbulkan penderitaan bagi diri sendiri. Hal ini juga
ditunjukkan demi memperkuat persatuan dan kesatuan para pemuda bangsa Indonesia
dalam berjuang memperebutkan kemerdekaan Indonesia.

Mengutamakan
Kepentingan Bangsa  

Nilai pada Sumpah Pemuda yang selanjutnya adalah mengutamakan kepentingan
bangsa diatas kepentingan lainnya. Artinya bahwa ikrar Sumpah Pemuda dan juga
perjuangan para pemuda dalam usahanya merebut kemerdekaan Indonesia tidak
mengutamakan kepentingan diri sendiri maupun kepentingan golongan
masing-masing, mereka selalu mengutamakan kepentingan bangsa untuk dapat
bersatu melawan para penjajah dan merebut kemerdekaan Indonesia.

Semangat
Persaudaraan

            Nilai semangat persaudaraan didalam
Sumpah Pemuda juga dilandasi akan adanya semangat kekeluargaan didalamnya.
Semangat kekeluargaan ini dapat dilihat dari adanya sikap saling menyayangi dan
bertanggung jawab atas satu sama lain dalam satu bangsa Indonesia yang juga
menjadi makna dari nilai kekeluargaan. Semangat persaudaraan didalam para
pemuda juga yang mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa dan tanah air
yang satu, yaitu Indonesia. Oleh sebab itu, selalu menjunjung semangat persaudaraan
atas sesama warga Indonesia juga penting adanya untuk selalu menjunjung tinggi
kesatuan bangsa dan terhindar dari adanya perpecahan didalamnya.

Semangat
Gotong Royong

            Gotong royong atau bekerja sama demi
mencapai satu tujuan yang sama merupakan suatu kebudayaan yang kuat didalam
bangsa Indonesia. Gotong royong merupakan salah satu usaha atau upaya yang
dilakukan bersamasama tanpa pamrih atau mengharapkan suatu imbalan, nilai
gotong royong juga menjadi salah satu contoh nilai kemanusiaan. Nilai gotong
royong ini juga terdapat dalam Sumpah Pemuda, dimana para pemuda berjuang bersama-sama
saling membahu satu sama lain demi kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan Indonesia
sendirilah yang akhirnya menjadi bukti bahwa gotong royong atau kerja sama
menjadi suatu nilai yang kuat dalam upaya mencapai satu tujuan yang sama, yaitu
Kemerdekaan Indonesia pada masa Sumpah Pemuda tersebut

 

MAKNA SUMPAH
PEMUDA

Menyatukan
Perjuangan Indonesia

Kelahiran Sumpah Pemuda menjadi titik awal mulainya perjuangan bangsa secara
kesatuan untuk mendapatkan kemerdekaan dari penjajah. Titik awal ini adalah langkah
yang sangat penting bagi perjuangan bangsa Indonesia. Pada saat itu para pemuda
dan pemudi yang terlibat dalam peristiwa Sumpah Pemuda dengan tulus merelakan
diri untuk berkorban waktu, tenaga, pikiran, bahkan harta benda untuk
menyatukan Indonesia. Tekad seperti ini tentu saja merupakan sesuatu yang
sangat berharga dan tidak tergantikan. Tanpa makna dari Sumpah Pemuda dan
perjuangan dari para pemuda serta pemudi terpelajar, bisa saja Indonesia pada
saat itu tidak mencapai kesatuan yang diperlukan untuk melawan penjajah.

Mendorong
Semangat Juang

Semangat berkobar dari para pemuda dan pemudi yang mencetuskan Sumpah
Pemuda saat itu telah memberikan semangat untuk para generasi penerusnya.
Semangat yang terlihat dalam isi Sumpah Pemuda bisa menjadi contoh bagi para
generasi muda berikutnya untuk mengambil tindakan dan melakukan sesuatu bagi
negaranya. Hal ini terutama penting diketahui bagi generasi milenial, yang
mendapatkan segala kemudahan hidup tanpa perlu bersusah payah mempertahankan
negaranya dan kehidupannya sehingga cenderung kehilangan semangat berjuang dan
kurang rasa nasionalismenya. Mengetahui makna Sumpah Pemuda dengan mendalam bisa
menumbuhkan semangat berjuang untuk mendapatkan suatu tujuan sekalipun harus
mengalami banyak rintangan sebagaimana yang dilakukan oleh generasi pendahulun
kita

Memaknai Rasa
Cinta Tanah Air

Kemerdekaan yang didapatkan rakyat Indonesia ini bukanlah hasil dari pemberian
melainkan hasil dari perjuangan selama ratusan tahun yang melibatkan
pengorbanan nyawa serta harta benda rakyat. Latar belakang Sumpah Pemuda itu
sendiri adalah sebuah pengakuan akan rasa cinta tanah air yang mendorong para
pemuda untuk berjuang dalam satu kesatuan. 
Mencintai
tanah air harus diwujudkan dalam tindakan yang nyata dan tulus, termasuk
mencintai semua keragaman budaya, masyarakat dan agama yang ada agar tidak
menjadi sarana untuk konflik sosial

Menumbuhkan Kebanggaan
Sebagai Bangsa

Makna Sumpah Pemuda berikutnya adalah menumbuhkan kebanggaan sebagai
bagian dari bangsa Indonesia di kalangan generasi muda yang baru saja mengenal
sejarah bangsa. Pada saat ikrar Sumpah Pemuda diucapkan, terlihat jelas
kebanggaan tersebut pada diri para pemuda dan pemudi dalam kalimat-kalimat yang
terkandung pada isi ikrar tersebut. Sudah sewajarnya generasi muda saat ini
bangga akan tanah air dan negaranya sendiri, karena Indonesia adalah negara
yang unik dan memiliki keragaman kekayaan alam dan budaya yang perlu dihargai
dan dilestarikan oleh rakyatnya sendiri.

Menekankan
Kebanggaan Akan bahasa Sendiri

            Berkembangnya bahasa Indonesia
sebagai bahasa persatuan adalah makna Sumpah Pemuda yang lainnya. Sejak itu
bangsa Indonesia mempergunakan bahasa ini sebagai sarana untuk berkomunikasi.
Bahasa Indonesia dapat mempersatukan suku-suku yang berbeda dalam
berkomunikasi, dan ditetapkan sebagai bahasa resmi yang tercantum pada UUD 1945
pasal 36.

Ajakan untuk
menjaga keutuhan Bangsa

            Indonesia menganut asas demokrasi
dalam kehidupan berbangsa dan bertanah airnya. Landasan untuk pelaksanaan
demokrasi adalah asas-asas pokok demokrasi yang berguna untuk menjaga demokrasi
tetap berjalan sebagaimana mestinya. Proses demokrasi juga dilibatkan pada
Kongres Pemuda II dalam pengambilan keputusan hasil kongres, dalam proses perumusan
hasilnya sehingga dapat menghasilkan ikrar Sumpah Pemuda yang terkenal tersebut
dan memunculkan makna Sumpah Pemuda sebagai ajakan untuk mempersatukan bangsa,
dimulai dengan persatuan organisasi pemuda di Indonesia pada waktu itu. Makna
dari Sumpah Pemuda bagi generasi muda di era milenial ini haruslah ditanamkan
kembali secara mendalam agar dapat kembali menumbuhkanrasa nasionalisme yang
dewasa ini mulai luntur di tengah kemajuan era globalisasi.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *