DINAMIKA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA SEBAGAI UPAYA MENJAGA DAN MEMPERTAHANKAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

Loading

 

KD
3.4
Mengidentifikasikan
faktor pendorong dan penghambat persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara
Kesatuan Republik Indonesia

BAB 4

DINAMIKA
PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA SEBAGAI UPAYA MENJAGA DAN MEMPERTAHANKAN NEGARA
KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

 


 

        MAKNA
PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

    Arti dari kesatuan dan persatuan berasal dari dua kata, yaitu:

  • Persatuan

Persatuan berasal dari
kata ‘satu’ yang berarti utuh dan tidak terpecah-belah. Arti lebih luasnya,
yaitu berkumpulnya macam-macam corak dari berbagai kalangan, ras, budaya, dan
adat istiadat dalam masyarakat yang bersatu dengan serasi.

  • Kesatuan

Kesatuan merupakan hasil
dari persatuan yang telah menjadi utuh. Hal ini dilakukan untuk terhindar dari
disintegrasi, maka sangat dibutuhkan persatuan di Indonesia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) : persatuan
adalah gabungan (ikatan, kumpulan dan sebagainya) beberapa bagian yang sudah
bersatu, perserikatan, serikat. Sementara pengertian kesatuan berarti perihal
satu, keesaan, sifat tunggal, satuan. Persatuan secara
sederhana berarti gabungan (ikatan, kumpulan dan sebagainya) dari berbagai
bagian menjadi sesuatu yang utuh. Dengan kata lain persatuan itu berkonotasi
disatukannya bermacam-macam corak yang beragam ke dalam suatu kebulatan yang
utuh.

 

Perbedaan Persatuan dan Kesatuan

Walau istilah persatuan dan kesatuan saling bersinggungan,
keduanya memiliki suatu perbedaan. Persatuan merupakan suatu proses dalam
keadaan membentuk masyarakat untuk bersatu, sementara kesatuan merupakan wujud
bersatunya masyarakat yang sudah terbentuk.

Terdapat tiga makna
penting yang terkandung dalam persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia

Adapun arti dari ketiga makna persatuan dan kesatuan yang harus
diketahui, antara lain:

1. Selalu
menjalin rasa kepercayaan, kebersamaan, dan saling melengkapi antarbangsa demi
menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

2. Selalu
berupaya untuk dapat saling menghargai satu sama lain antarsesama bangsa yang
berlandaskan rasa kemanusiaan sehingga dapat tercapai kehidupan yang serasi dan
harmonis.

3. Selalu
menjalin rasa kekeluargaan, persahabatan, saling tolong menolong, serta
nasionalisme antarbangsa yang dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

MANFAAT PERSATUAN DAN KESATUAN :

1. Persatuan dan kesatuan dapat mengatasi semua
perbedaan dengan penuh kesabaran dan kesadaran.

2. Persatuan antarwarga negara dapat membuat
pembangunan nasional berjalan lancar, aman, baik, dan sesuai harapan.

3. Bangsa Indonesia akan lebih mudah maju dan
berkembang dengan menerima perbedaan yang muncul.

4. Akan lebih mudah untuk mencapai tujuan nasional
yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

5. Dengan adanya persatuan dan kesatuan, akan
tercipta suasana yang aman, damai, dan tenteram dalam negara. Terutama karena
adanya sikap toleransi, solidaritas, dan setia kawan di antara warganya.

 

KONSEP NKRI BERDASARKAN UUD NEGARA
REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945

Sebagai
warga negara yang baik, tentunya kalian harus memahami pengertian atau makna
negara Indonesia. Makna tesebut penting diketahui untuk semakin mempertegas
identitas negara Indonesia. Oleh karena itu, pada bagian ini kalian akan
dibekali pengetahuan mengenai makna konsep NKRI menurut UUD Negara Republik
Indonesia Tahun 1945. negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk
republik yang wilayahnya merupakan kesatuan dari ribuan pulau yang terletak
diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta di antara Benua Asia dan
Australia

 

MENGANALISIS FAKTOR PENDORONG DAN
PENGHAMBAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Ada tiga
factor yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik
Indonesia. Ketiga factor tersebut merupakan pemersatu seluruh bangsa Indonesia
yang dapat mempersatukan perbedaan dan keanekaragaman yang telah mewarnai
kehidupan bangsa Indonesia. Perbedaan suku bangsa, agama, bahasa dan sebagainya
dapat dipersatukan dengan menjalankan nilai-nilai yang terdapat dalam ketiga
factor tersebut, sehingga pada akhirnya akan memperkuat persatuan dan kesatuan
NKRI. Ketiga factor tersebut adalah :

A.     
Pancasila

Bangsa
Indonesia mempunyai Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila merupakan
pandangan hidup bangsa, pemersatu bangsa, kepribadian bangsa, dan perjanjian
luhur bangsa. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari bisa
menjadi satu di antara faktor pendorong persatuan dan kesatuan bangsa.Terlebih
lagi dalam nilai-nilai Pancasila tidak hanya diperuntukkan bagi penganut agama
tertentu saja, akan tetapi nilai-nilai Pancasila berlaku dan menjadi pedoman
hidup rakyat Indonesia tanpa memandang perbedaan suku bangsa, agama, budaya,
bahasa, dan sebagainya.

B.     
Sumpah
Pemuda

Para
pemuda Indonesia telah mengikrarkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Sumpah
Pemuda merupakan sumpah yang menunjukkan tekad seluruh pemuda Indonesia, yang
merupakan unsur utama perjuangan bangsa melawan penjajah demi mempersatukan
seluruh rakyat Indonesia dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

Dalam
isi rumusan Sumpah Pemuda terkandung nilai utama, yaitu satu tanah air, satu
bangsa, dan satu bahasa, yakni Indonesia. Sumpah Pemuda menjadi sangat penting
di tengah gempuran berbagai isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan
bangsa.

 

C.     
Bhinneka
Tunggal Ika

Semboyan
Bhinneka Tunggal Ika sangat penting bagi negara Indonesia yang memiliki beragam
suku, bangsa, budaya, bahasa, dan agama. Bhinneka Tunggal Ika artinya walau
berbeda-beda tetap satu jua. Jadi, walau Indonesia merupakan negara majemuk dan
multikultural, bangsa Indonesia tidak terpecah belah, tetapi tetap bersatu demi
keutuhan NKRI.

 

FAKTOR-FAKTOR
YANG BERPOTENSI MENGHAMBAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA INDONESIA DI ANTARANYA
SEBAGAI BERIKUT
:

 

1. 
Kebhinnekaan/Keberagaman pada
Masyarakat Indonesia.
Kondisi ini bisa menjadi penghambat persatuan dan
kesatuan bangsa apabila tidak diiringi oleh sikap saling menghargai, menghormati,
dan toleransi yang telah menjadi karakter khas masyarakat indonesia. Hal
tersebut dapat mengakibatkan munculnya perbedaan pendapat yang lepas kendali,
tumbuhnya perasaan kedaerah yang berlebihan bisa memicu terjadinya konflik
antardaerah atau antarsuku bangsa

2. Geografis, Letak indonesia yang terdiri dari pulau-pulau dan
kepulauan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Daerah yang berpotensi
untuk memisahkan diri adalah daerah yang paling jauh dari ibu kota, atau daerah
yang besar pengaruhnya dari Negara tetangga atau daerah perbatasan, daerah yang
mempunyai pengaruh global yang besar seperti daerah wisata atau daerah yang
memiliki kekayaan alam yang berlimpah.

3. Munculnya Gejala Etnosentrisme, Etnosentrisme merupakan sikap
menonjolkan kelebiha-kelebihan budayanya dan menganggap rrendah budaya suku
bangsa lain

4.   Melemahnya
nilai Budaya Bangsa,
Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa akibat kuatnya
pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, baik
melewati kontak langsung maupun kontang tidak langsung.

 

MENGANALISIS
PERILAKU YANG MENUNJUKKAN SIKAP MENJAGA KEUTUHAN NKRI

a. Senantiasa mencintai bangsa dan
Negara dengan berperan aktif sesuai dengan bidangnya masing-masing

b. Mencintai produk dalam negeri

c.  Menjaga dan melestarikan
lingkungan hidup dimana kita tinggal

 

 

 

JAWABLAH
PERTANYAAN DIBAWAH INI !

1.      Uraikan
arti penting persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia !

2.      Apa
makna Wawasan Nusantara bagi bangsa Indonesia

3.      Bagaimana perwujudan prinsip kesatuan dalam konteks kehidupan
sosial ?

 

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *