Pengertian
Surat Lamaran Pekerjaan adalah surat yang dibuat oleh individu untuk melamar pekerjaan pada suatu perusahaan atau instansi, baik berdasarkan lowongan yang diumumkan maupun atas inisiatif sendiri.
Fungsi (Kegunaan)
SLP memiliki fungsi utama sebagai berikut:
- Sebagai alat komunikasi resmi antara pelamar dan pihak perusahaan.
- Sebagai bukti tertulis pengajuan permohonan kerja secara formal.
- Sebagai bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam melakukan seleksi awal terhadap kualifikasi pelamar.
Tujuan
Tujuan utama dibuatnya SLP adalah:
- Untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan posisi yang diminati.
- Untuk memperkenalkan diri secara resmi dan meyakinkan perusahaan bahwa pelamar memiliki kualifikasi yang relevan.
Struktur Surat Lamaran Pekerjaan
Struktur ini adalah bagian-bagian penting yang baik dan benar:
- Tempat dan Tanggal Surat: Diletakkan di bagian kanan atas tanpa diakhiri tanda titik. (Contoh: Jakarta, 10 Desember 2025)
- Hal (Perihal) dan Lampiran: Perihal harus jelas (“Lamaran Pekerjaan”). Lampiran berisi jumlah berkas yang disertakan. (Contoh: Hal: Lamaran Pekerjaan. Lampiran: 4 (empat) lembar.)
- Alamat Surat (Penerima): Alamat perusahaan/orang yang dituju, ditulis dengan sopan. (Contoh: Yth. Bapak/Ibu Kepala Bagian Personalia PT Jaya Abadi Jalan Merdeka No. 10, Jakarta Pusat.)
- Salam Pembuka: Selalu menggunakan salam resmi. (Contoh: Dengan hormat,)
- Alinea Pembuka (Pembuka Surat): Menyatakan sumber informasi lowongan (iklan, media sosial, atau inisiatif sendiri) dan posisi yang dilamar.
- Isi (Identitas Pelamar): Berisi data diri lengkap pelamar (Nama, Tempat/Tanggal Lahir, Pendidikan Terakhir, Alamat, Kontak).
- Isi (Kualifikasi dan Lampiran): Menjelaskan secara singkat kualifikasi yang relevan dan menyebutkan berkas-berkas pendukung (CV, ijazah, dll.) yang dilampirkan.
- Penutup Surat: Berisi harapan pelamar dan ucapan terima kasih atas waktu dan perhatian yang diberikan.
- Salam Penutup, Tanda Tangan, dan Nama Terang: Bagian penutup yang menunjukkan keabsahan surat.
Jenis Surat Lamaran Pekerjaan
Berdasarkan cara penyajiannya, SLP dibagi menjadi dua jenis:
- Surat Lamaran Pekerjaan Gabungan: Surat lamaran yang menyajikan data pribadi dan riwayat hidup (CV) langsung di dalam tubuh surat (tidak terpisah).
- Surat Lamaran Pekerjaan Terpisah: Surat lamaran yang dibuat terpisah dari Daftar Riwayat Hidup (CV). CV dijadikan sebagai lampiran. Jenis ini yang paling umum dan disarankan karena lebih profesional dan formal.
Kaidah Kebahasaan
Karena SLP adalah dokumen resmi, kaidah kebahasaan yang wajib digunakan adalah:
- Menggunakan Bentuk Surat Resmi: Tata letak dan format surat harus baku.
- Ketepatan Bahasa: Menggunakan kata-kata yang baku, lugas, efektif, dan tidak mengandung makna ganda (ambigu).
- Kesesuaian Bahasa: Menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai PUEBI/EYD, serta menggunakan nada santun dan hormat.
- Ejaan yang Cermat: Perhatikan penulisan nama, gelar, alamat, dan singkatan agar tidak terjadi kesalahan fatal.
- Kalimat yang Efektif: Hindari kalimat yang terlalu panjang dan bertele-tele. Langsung fokus pada tujuan.
Contoh Surat Lamaran Pekerjaan
Berikut
adalah contoh Surat Lamaran Pekerjaan yang terstruktur dan baku (jenis
terpisah):
Contoh Surat Lamaran Pekerjaan
Jakarta, 10 Desember 2025
Hal :
Lamaran Pekerjaan Lampiran : 5 (lima) lembar
Yth.
Manajer Sumber Daya Manusia PT Media Cipta Gemilang Jalan Pahlawan No. 45
Jakarta Timur
Dengan hormat,
Berdasarkan
iklan lowongan pekerjaan yang dimuat pada laman resmi PT Media Cipta Gemilang
pada tanggal 5 Desember 2025, saya bermaksud mengajukan permohonan untuk
mengisi posisi penulisan naskah konten.
Saya yang
bertanda tangan di bawah ini:
- Nama: Adinda
Maheswari
- Tempat,
Tanggal Lahir: Bandung, 06 Juli 2002
- Pendidikan
Terakhir: S-1 Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya
- Alamat:
Jalan Cendrawasih No. 11, Jakarta Selatan
- Nomor
Kontak: 0812-XXXX-XXXX
- E-mail: adinda.mhs@email.com
Saya
memiliki pengalaman 4 tahun sebagai penulis konten lepas dan menguasai teknik
penulisan SEO. Saya mampu bekerja secara individu maupun tim, memiliki
inisiatif tinggi, dan siap bekerja di bawah tekanan.
Sebagai
bahan pertimbangan Bapak/Ibu, bersama surat ini saya lampirkan dokumen-dokumen
pendukung sebagai berikut:
- Daftar
Riwayat Hidup (Curriculum Vitae).
- Fotokopi
Ijazah dan Transkrip Nilai yang telah dilegalisir.
- Fotokopi
Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Portofolio
hasil tulisan.
- Pasfoto
terbaru ukuran 3×4.
Besar
harapan saya untuk dapat diundang mengikuti proses wawancara agar dapat menjelaskan
kualifikasi dan potensi diri saya lebih lanjut. Atas perhatian serta kesempatan
yang Bapak/Ibu berikan, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
(Tanda
Tangan)
Adinda Maheswari